Mu’ti Mengapresiasi 1 Februari sebagai Hari Hijab Nasional Filipina

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA — Parlemen Filipina resmi menetapkan tanggal 1 Februari sebagai hari Hijab Nasional. Terobosan itu diterapkan Filipina sebagai upaya mengedukasi penduduknya tentang budaya Muslim sekaligus toleransi dalam beragama di negara mayoritas pemeluk Katolik tersebut.

Tindakan tersebut juga bertujuan untuk menghentikan diskriminasi terhadap pengguna hijab dan kesalahpahaman tentang pilihan busana. Parlemen Filipina tidak menginginkan hijab disalahartikan sebagai simbol penindasan, terorisme, dan kurangnya kebebasan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah mengapresiasi kebijakan pemerintah Filipinan tersebut. “Saya menyambut baik dan mengapresiasi keputusan Pemerintah Filipina yang menetapkan 1 Februari sebagai Hari Jilbab Nasional,” ujar Mu’ti, seperti dikutip dari Antara pada Selasa (2/2).

Bagi Mu’ti, Hari Hijab Nasional Filipina merupakan suatu kemajuan yang sangat penting dalam upaya menghapus stigma negatif tentang Islam. Baginya, penetapan tersebut menjadi momen yang tepat untuk membangun hubungan yang lebih baik lagi antara umat Islam dan pemerintah Filipina.

The post Mu’ti Mengapresiasi 1 Februari sebagai Hari Hijab Nasional Filipina appeared first on Cahaya Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas