Lima Bentuk Gerakan Amal Áisyiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Gerakan amal sosial Áisiyah merupakan kegiatan dakwah Áisiyiyah dari tingkat ranting hingga pusat. Yang jika ditilik lebih lanjut manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Juga sebagai gerakan praksis al-maun dan bentuk -bentuk pembinaan keagamaan yaitu aqidah, akhlak, ibadah dan muamalah dan pemberdayaan masyarakat.

Dijabarkan oleh Cholifah Syukri, Ketua Majelis Tabligh PP ‘Aisiyiah bahwasannya gerakan amal Áisyiyah ini terbagi menjadi lima hal. Pertama perempuan mengaji, kedua ta’awun sosial yang dalam organisasi sudah terkenal sekali kemudian pembinaan kesehatan dan damai bersama juga perawatan jenazah.

Cholifah menegaskan kelima gerakan tersebut adalah gerakan amal basis yang perlu digerakkan secara masal dan masif. Selama ini kelima gerakan itu sudah diselenggarakan namun pada Tanwir ke II di Yogyakarta digerakkan kembali sebagai peneguhan.

Termasuk, Majelis Tabligh PP ‘Aisyiyah, juga telah mencetak ulang beberapa kali buku tuntunan seputar kematian yang itu bisa digunakan rujukan sebagai pelengkap dari panduan perawatan jenazah yang baru yang diterbitkan bersama-sama oleh MKS.

“Adapun program Majelis Tabligh yang perlu mendapat perhatian adalah pembinaan keluarga dan pembinaan keagamaan yang telah kami adakan dalam forum kajian pada hari Jumat sore jam 16 sampai jam 17 pada acara Indahnya Cahaya Islam dan Harmoni keluarga berkolaborasi bekerjasama dengan PP Muhammadiyah Majelis Tabligh yang aplikasinya berpusat di Institute Tabligh Muhammadiyah (ITM),” jelasnya, Sabtu (30/1), pada kegiatan Perempuan Mengaji.

The post Lima Bentuk Gerakan Amal Áisyiyah appeared first on Cahaya Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas