Cak Nanto: Kesuksesan PPKM Jilid 2 Tergantung Kedisiplinan Prokes Masyarakat

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Penyebaran virus Covid-19 di Indonesia semakin mengkhwatirkan dengan angka terkonfirmasinya pasien positif di atas satu juta. Pemerintah pun segera bertindak cepat dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Untuk mendisiplinkan masyarakat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara khusus menerbitkan Telegram Nomor ST/183/II/Ops.2./2021 memberlakukan PPKM Jilid II untuk menekan laju penularan Covid-19 setelah PPKM Jilid I pada 11-25 Januari dianggap kurang efektif.

Menanggapi hal itu, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto menganggap aturan PPKM terlihat percuma jika tingkat kesadaran masyarakat masih rendah.

“Secara teknis langkah pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 ini tergantung bagaimana kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan PPKM atau PSBB yang sudah berlaku itu,“ jelasnya, Selasa (2/2).

Karena itu, Cak Nanto menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Lebih lanjut, Cak Nanto juga berharap agenda vaksinasi mampu dimaksimalkan oleh pemerintah untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga laju penularan bisa ditekan.

“Menurut kami di Muhammadiyah, vaksinasi merupakan ikhtiar untuk melawan wabah ini. Maka seharusnya menjadi dorongannya adalah setiap orang mau menerima vaksin apalagi tingkat kehalalan dan uji klinisnya sudah dilakukan,” tutupnya. (afn)

The post Cak Nanto: Kesuksesan PPKM Jilid 2 Tergantung Kedisiplinan Prokes Masyarakat appeared first on Cahaya Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas