Kebaikan Hidup yang Sejati adalah Hidup yang Dibingkai oleh Iman dan Amal Shaleh

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Inti hadirnya Islam di dunia ini adalah sebagai rahmatan lil alamin yang artinya rahmat bagi seluruh alam. Jika ingin mengetahui bagaimana Islam yang benar, dimulai dari sini.

Dijelaskan Hamim Ilyas, Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dalam bahasa Arab Rahmat adalah perasaan lembut cinta yang mendorong untuk memberikan kebaikan nyata kepada yang dikasihi.

“Berdasarkan pengertian itu maka Islam diwahyukan Nabi Muhammadiyah untuk mewujudkan kebaikan nyata bagi seluruh mahluk Allah. Kebaikan nyata pada konteks yang luas adalah hidup baik diperoleh dengan iman dan amal sholeh,” ujarnya dalam Talkshow Perlindungan, Penanganan, dan Pemulihan Korban Kekerasan Seksual dalam Perspektif Islam yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Kamis (28/1).

Kebaikan nyata itu, kata Hamim, pertama sejahtera, sesejahtera-sejahteranya. Kedua damai sedamai-damainya, dan ketiga bahagia sebahagia-bahagianya. Dan itu diperuntukkan bagi semua yang ada di dunia dan akhirat. Maka semua itu termasuk bagi laki-laki dan perempuan.

The post Kebaikan Hidup yang Sejati adalah Hidup yang Dibingkai oleh Iman dan Amal Shaleh appeared first on Cahaya Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas