Lawan Pandemi, Majelis Ekonomi Desak Pemerintah Lebih Memperhatikan Masyarakat Miskin

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Hampir satu tahun pandemi berlangsung, pukulan telak dirasakan sektor ekonomi. Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan angka kemiskinan di Indonesia naik pada periode September 2020 sebesar 1,63 juta jiwa atau 0,56 persen selama masa pandemi Covid-19.

Merespon efek berantai di sektor ekonomi, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP Muhammadiyah mendesak pemerintah untuk memperkuat manajemen pengelolaan yang cerdas dan bertanggungjawab dengan perhatian prioritas kepada masyarakat kecil.

Dalam rilis yang dikeluarkan pada Selasa (12/1) MEK PP Muhammadiyah khawatir akan timbul gejolak sosial dan politik jika sektor ekonomi terus tertekan hingga mencapai titik jenuh. Sebab di masa pandemi ini, ketimpangan ekonomi makin melebar antara yang kaya dan yang miskin.

MEK Dorong Kebijakan yang Berpengaruh pada Ekonomi

Pemerintah menurut MEK perlu untuk melakukan pendekatan sosial dan budaya. Mitigasi resiko ekonomi harus mengutamakan masyarakat yang paling terpukul oleh pandemi, yaitu kalangan menengah ke bawah.

MEK mendorong agar berbagai bentuk kebijakan alokasi stimulasi ekonomi pemerintah kepada masyarakat dalam bentuk Bansos dan lainnya, harus dipastikan tepat sasaran dan tidak boleh lagi ada oknum pemerintah yang menjadikan sumber bancakan untuk memperkaya diri dan kelompoknya. 

“Masyarakat menengah-atas dan pemilik modal besar, masih bisa bertahan, bahkan masih bisa mengakumulasi tabungan, deposito, dan investasi dalam berbagai produk dan instrumen.  Data membuktikan, beberapa lembaga perbankan nasional melaporkan, justru terjadi peningkatan nasabah prioritas hingga dua digit,” demikian bunyi salah satu poin rilis.

Pemerintah menurut MEK patut untuk memperluas pembangunan jaringan yang menjembatani kemitraan pelaku ekonomi kecil dengan pelaku ekonomi menengah lainnya.

“Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi ke depan, kemitraan dan kebijakan gotong royong antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah harus menjadi skala prioritas,” catat Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK). (afn)

The post Lawan Pandemi, Majelis Ekonomi Desak Pemerintah Lebih Memperhatikan Masyarakat Miskin appeared first on Cahaya Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas