2021 Resiko Bencana Lebih Tinggi, Bagaimana Persiapan Kita?

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Negara sebagai penanggungjawab penanggulangan bencana di Indonesia sudah saatnya mengubah struktur anggaran kebencanaan tahun 2021. Fokuskan untuk memastikan semua komunitas yang berisiko tinggi terhadap ancaman bencana mampu menghadapi segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

Terlebih sejak masa pandemi ini tidak mudah mengharapkan relawan dari luar daerah. “Sampaikan kepada mereka bahwa dimasa pandemi ini jangan berharap datangnya relawan dari daerah lain bila terjadi bencana di daerah mereka. Karena itu akan meningkatkan risiko penularan covid-19 berlipat-lipat,” kata Arif pada redaksi muhammadiyah.or.id, Rabu (6/1).

Belajar dari Banjir Kaum Nuh

Tuhan tidak tiba-tiba mendatangkan banjir besar kepada ummat nabi Nuh tanpa peringatan – petingatan terlebih dahulu. Bahkan Tuhan mengajarkan cara penyelamatan diri dari banjir besar dengan membimbing evakuasi dan ilmu teknologi pembuatan bahtera besar.

“Apakah angka statistik kejadian bencana di Indonesia yang hadir sejak kita lahir di dunia ini belum cukup sebagai peringatan Tuhan atas kemungkinan-kemungkinan kejadian yang sama di masa depan ? Akankah kita terus mengingkari angka – angka itu sebagai ayat – ayat kauniyah dari Tuhan?,” tegas Arif.

Menurutnya, doa kita untuk memohon keselamatan dari bencana mungkin sulit dikabulkan Tuhan ketika kita mengabaikan semua ayat-ayatNya. Apalagi kalau kita malah meningkatkan risiko dengan merusak lingkungan, mempertinggi kemungkinan terjadinya banjir, longsor dan banjir bandang.

“Kalaupun selamat bisa jadi Tuhan membiarkan kesombongan bersemayam di hati kita. Apalagi kalau berakhir dengan kematian, tentu sulit status syahid kita harapkan. Walaupun semua itu hak prerogatip Allah SWT,” ujarnya.

Maka yang diperlukan sekarang adalah dukungan kebutuhan darurat komunitas berisiko terdampak bencana saat ini juga dan tidak perlu menunggu kondisi darurat datang.

“Yakinkan kemandirian, latih kesigapan, perkuat solidaritas, bangun protap darurat dan stand by kan suplay darurat di lokasi sekarang juga,” pungkasnya.

The post 2021 Resiko Bencana Lebih Tinggi, Bagaimana Persiapan Kita? appeared first on Cahaya Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas